VERA AGUSTINA YANTI. Pengembangan Kompetensi pelaku Usaha Mikr.o
Kecrl Menengah dalam Memanfaatkan Teknologi Infonnasi dan Kornunikasi di
Bandung dan Bogor. Dibirnbing oleh SITI AMANAH, PUDJI MULJONO, DAN
PANG S.ASNGARI.
Pelaku UMKM yang belum menguasai TIK secara optimal, menghadapi
beragam permasalahan dalam penggunaan sarana TIK disetiap aktivitas usaha.
Pelaku UMKM masih rendah kemampuannya dalan penerapan TIK. Data BpS
(2012) rnenunjukkan bahwa56.5 juta UMKM di tanah air hanya 75 ribu dari
keseluruhan UMKM yang memillki website.
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi saat ini semakin
pesat, menimbulkan revolusi informasi di era digital. Pemberlakuan sistem
ekonomi terbuka serta perilaku konsumen yang berubah di era ekonomi digital,
akan semakin menuntut pelaku usaha malnpu beradaptasi di tataran lingkungan global. Dampak positif pemanfaatan TIK bagi pelaku UMKM adalali (1)
mempernudah proses bisnis dan komunikasi, (2) memperluas pangsa pasar, (3)
mengurangi biaya produksi dan (4) akses terhadap komunikasi digital serta
rneningkatkan peluang perdagangan dan pemasaran. Berdasarkan uraian tersebut
diatas mendorong pelaku UMKM, agar memiliki kesadaran akan pentingnya
manfaat kemampuan penguasaan teknologi bagi golongan pelaku utttrnl, guna
meningkatkan daya saing yang berkelanjutan. Peningkatan kesadaral
menimbulkan minat bagi kalangan pelaku usaha UMKM terhadap kemampuan
penguasaan TIK, yang bertujuan mencapai kompetensi rIK yang optimal.
Menurut Spencer dan Spencer (1993), kornpetensi merupakan bentuk sikap motif
dan keterarnpilan perilaku yang penting untuk meningkatkan kinerja UMKM.
Kompetensi diraih melalui pendidikan, pelatihan, sefia penyuluhan dan
pendarnpingan sebagai salah satu meningkatkan kompetensi penggunaan TIK
dikalangan UMKM. Kompetensi dapat dicapai dengan melnacu dan
menggerakkan masyarakat, guna mencapai kompetens i optimal dalam
penggunaan TI, dan menurnbuhkan perubahan sesuai yang dikehendaki. Menurut
konsep Lippitt (1958) bahwa kesadaran dapat dibentuk untuk berubah dengan
rneningkatkan hubungan untuk berubah, rnelakukan hal-hal yang berk"ruun
dengan perubahan, serta memperluas dan memantapkan perubahan.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) rnenganalisis tingkat kornpetensi pelaku
usaha UMKM dalam memanfaatkan TIK dan tingkat keberlanjuian usaha, (2)
rlenganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi pelaku UMKM dan
keberlanjutan usaha, dan (3) merumuskan strategi p.ng.-borrgan kornpetensi
pelaku UMKM dalarn memanfaatkan TIK. Penelitian ini dilakukan secara
bertahap yaitu (1) melakukan analisis pemetaan pada tingkat kornpetelsi pelaku
L \iK-v dan (2) membuat rnodel pada pengembangan kornpetensi pelaku LA4KM iilatll tnemanfaatkan TIK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang
i:.1ukung dengan data dan analisa kualitatif. Prosedur pengurnpulan Menggunakan metode survei pada responden dengan panduan kUesioner. ktedstik populasi yang menjadi obyek penelitian adalah kornunitas pelaku Orang berlempat tinggal di wilayah yang memiliki usaha dan pefianian, dilakukan di empat lokasi yaitu Kabupaterl Bogor, kab :en Bandung. Kota Bogor, dan Kota Bandung. populasi peneiitial
RINGKASAN DISERTASI _01_VAY