PENGEMBANGAN KOMPETENSI [ELAKU UMKM DALAM RANGKA MEMANFAATAKN TEKNOLOGI DAN INFORMASI KAB BANDUNG DAN KAB BOGOR

research
  • 08 Oct
  • 2020

PENGEMBANGAN KOMPETENSI [ELAKU UMKM DALAM RANGKA MEMANFAATAKN TEKNOLOGI DAN INFORMASI KAB BANDUNG DAN KAB BOGOR

VERA AGUSTINA YANTI. Pengembangan Kompetensi pelaku Usaha Mikr.o Kecrl Menengah dalam Memanfaatkan Teknologi Infonnasi dan Kornunikasi di Bandung dan Bogor. Dibirnbing oleh SITI AMANAH, PUDJI MULJONO, DAN PANG S.ASNGARI. Pelaku UMKM yang belum menguasai TIK secara optimal, menghadapi beragam permasalahan dalam penggunaan sarana TIK disetiap aktivitas usaha. Pelaku UMKM masih rendah kemampuannya dalan penerapan TIK. Data BpS (2012) rnenunjukkan bahwa56.5 juta UMKM di tanah air hanya 75 ribu dari keseluruhan UMKM yang memillki website. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi saat ini semakin pesat, menimbulkan revolusi informasi di era digital. Pemberlakuan sistem ekonomi terbuka serta perilaku konsumen yang berubah di era ekonomi digital, akan semakin menuntut pelaku usaha malnpu beradaptasi di tataran lingkungan global. Dampak positif pemanfaatan TIK bagi pelaku UMKM adalali (1) mempernudah proses bisnis dan komunikasi, (2) memperluas pangsa pasar, (3) mengurangi biaya produksi dan (4) akses terhadap komunikasi digital serta rneningkatkan peluang perdagangan dan pemasaran. Berdasarkan uraian tersebut diatas mendorong pelaku UMKM, agar memiliki kesadaran akan pentingnya manfaat kemampuan penguasaan teknologi bagi golongan pelaku utttrnl, guna meningkatkan daya saing yang berkelanjutan. Peningkatan kesadaral menimbulkan minat bagi kalangan pelaku usaha UMKM terhadap kemampuan penguasaan TIK, yang bertujuan mencapai kompetensi rIK yang optimal. Menurut Spencer dan Spencer (1993), kornpetensi merupakan bentuk sikap motif dan keterarnpilan perilaku yang penting untuk meningkatkan kinerja UMKM. Kompetensi diraih melalui pendidikan, pelatihan, sefia penyuluhan dan pendarnpingan sebagai salah satu meningkatkan kompetensi penggunaan TIK dikalangan UMKM. Kompetensi dapat dicapai dengan melnacu dan menggerakkan masyarakat, guna mencapai kompetens i optimal dalam penggunaan TI, dan menurnbuhkan perubahan sesuai yang dikehendaki. Menurut konsep Lippitt (1958) bahwa kesadaran dapat dibentuk untuk berubah dengan rneningkatkan hubungan untuk berubah, rnelakukan hal-hal yang berk"ruun dengan perubahan, serta memperluas dan memantapkan perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) rnenganalisis tingkat kornpetensi pelaku usaha UMKM dalam memanfaatkan TIK dan tingkat keberlanjuian usaha, (2) rlenganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi pelaku UMKM dan keberlanjutan usaha, dan (3) merumuskan strategi p.ng.-borrgan kornpetensi pelaku UMKM dalarn memanfaatkan TIK. Penelitian ini dilakukan secara bertahap yaitu (1) melakukan analisis pemetaan pada tingkat kornpetelsi pelaku L \iK-v dan (2) membuat rnodel pada pengembangan kornpetensi pelaku LA4KM iilatll tnemanfaatkan TIK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang i:.1ukung dengan data dan analisa kualitatif. Prosedur pengurnpulan Menggunakan metode survei pada responden dengan panduan kUesioner. ktedstik populasi yang menjadi obyek penelitian adalah kornunitas pelaku Orang berlempat tinggal di wilayah yang memiliki usaha dan pefianian, dilakukan di empat lokasi yaitu Kabupaterl Bogor, kab :en Bandung. Kota Bogor, dan Kota Bandung. populasi peneiitial

Unduhan

 

REFERENSI